Blog

5 tips mengembangkan passion biar hidup lebih bermakna

Jun 29 2022

Banyak orang bilang, pekerjaan terasa lebih menyenangkan jika sesuai dengan passion. Namun, bekerja sesuai passion tidaklah mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi. Mulai dari kurangnya kepercayaan diri sendiri, rendahnya dukungan orang terdekat, hingga minimnya fasilitas penunjang untuk mengembangkan passion. Alhasil, banyak orang terjebak dalam pekerjaan menjemukan yang tidak disukai dan mengubur passion-nya dalam – dalam. Memang sih, tidak semua orang harus bekerja sesuai passion. Namun, jika mengerjakan passion dapat meningkatkan gairah hidup, mengapa tidak diusahakan terlebih dahulu? Coba temukan passion dalam diri Anda dan kembangkan untuk meningkatkan kebahagiaan hidup.

Perjalanan menemukan passion ini sendiri berbeda – beda bagi setiap orang. Ada yang sejak duduk di bangku SMA sudah tahu apa yang menjadi passion-nya. Namun, ada juga yang sudah berkepala tiga masih bingung, ragu, dan tidak tahu apa passion-nya. Hingga akhirnya pekerjaan stuck, hidup ala kadarnya dan kepuasan hidup menurun seiring waktu. Dari keresahan – keresahan itulah, Atome kembali mengadakan A Talks bertajuk “How to Reconnect with Your Passion” bersama Komunitas Puan Bisa.

Webinar yang diselenggarakan pada tanggal 22 Juni 2022 kemarin mengundang Savira Gunawan (dokter sekaligus content creator) dan Marlene Hariman (makeup artist). Kedua orang narasumber itu berbagi cerita suksesnya dalam mewujudkan karir sesuai passion, termasuk tips dan tantangannya. Berikut beberapa insight menarik yang bisa Anda lakukan dalam menemukan dan mengembangkan passion agar hidup Anda bisa jadi lebih bermakna. 

1. Understand Ourself Better

Buat Anda yang sampai saat ini merasa belum menemukan passion, inilah tips utama yang wajib dilakukan. Kenali diri sendiri secara lebih optimal. Jika selama ini lebih banyak mengobrol dengan orang lain, sekarang coba ajak bicara diri sendiri. Tanyakan dan renungkan pada diri sendiri, apa saja hal – hal yang Anda sukai. Apa hal-hal yang membuat diri Anda nyaman dan senang dalam melakukannya. Gali lebih dalam hal apa yang Anda ingin jalani seterusnya dalam waktu lama tanpa kenal rasa bosan atau lelah. Pastikan bahwa Anda senang melakukannya tanpa ada suatu keterpaksaan atau merasa terjebak.

Jika merenung dan berbicara dengan diri sendiri masih belum cukup mampu untuk menjawab pertanyaan tersebut, cobalah berdiskusi dengan orang terdekat. Ajak orang terdekat yang mengenali Anda dengan baik untuk ikut urun opini membantu Anda dalam menemukan passion. Biasanya orang terdekat bisa melihat potensi cemerlang dalam diri kita di saat kita sendiri tidak melihatnya. Namun, usahakan untuk tetap merenungkannya lagi. Pertimbangkan lagi pendapat orang terdekat dan refleksikan pada diri sendiri, apakah benar itu yang menjadi passion Anda selama ini. Coba tuliskan beberapa opsi hal – hal yang Anda sukai, lalu telaah satu per satu apakah hal itu yang menjadi passion Anda selama ini.

2. Must Be Brave To Try Again And Again

Memperjuangkan passion bukanlah hal mudah. Tidak ada proses instan dalam menemukan dan mengembangkan passion. Karena itulah, miliki sikap tegas dan berani untuk mencoba lagi dan mencoba lagi. Jangan langsung menyerah pada saat percobaan awal belum terlalu sukses. Ingat, bahwa kita tidak akan memanen di hari yang sama di saat kita menuai benihnya. Ingat bahwa setiap perjalanan membutuhkan banyak trial and error hingga mengalami kegagalan demi kegagalan. Bahkan, beberapa orang harus mengubah jalur kariernya secara drastis dari latar belakang studinya selama ini. Contohnya, seorang karyawan kantor yang memutuskan resign demi berkarier sebagai barista dan mengembangkan bisnis kedai kopi.

Tentu keputusan seperti ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh konsistensi, kemauan belajar dari nol, dan tentunya mental yang tangguh untuk terus berkomitmen dalam memperjuangkan passion. Apalagi, jika Anda hidup di tengah – tengah lingkungan toxic dan kurang mendukung. Di saat harus banting setir demi kualitas hidup lebih baik, beberapa orang terdekat bisa jadi justru nyinyir, menganggap Anda kekanakan, dan beragam komentar lainnya. Jika Anda mengalami hal ini, ingatlah untuk tetap fokus pada apa yang Anda usahakan dan jadikan komentar orang lain sebagai tantangan.

3. Feeling Alive And Wanted To Invest Our Time In

Banyak orang beranggapan passion itu sama dengan hobi. Padahal, keduanya berbeda. Hobi memang sesuatu yang kita sukai dan kita senang mengerjakannya. Namun, itu saja belum cukup untuk dikatakan sebagai passion. Passion adalah sesuatu yang membuat kita merasa lebih hidup. You will feel more alive! Anda juga bersedia menginvestasikan waktu, tenaga, dan biaya ekstra untuk melakukannya dengan senang hati. Contohnya, seseorang yang passionate dalam bidang desain grafis. Ia tidak akan ragu untuk mengikuti kelas  desain bersama ahl dan membeli perangkat komputer berspesifikasi tinggi untuk menghasilkan karya desain terbaik. Tapi jika sekadar hobi, tentu orang tersebut malas mengeluarkan lebih banyak uang dan hanya mau mengerjakannya sesekali.

4. Willing To Sacrifice With Pleasure

Travel photographer taking a photo with nature the lake in sunset with camera on tripod, Focusing attention nature mountain view and lake, Natural photography relaxing concept.

Passion juga membutuhkan pengorbanan. Bedakan antara investasi dan pengorbanan. Misalnya, setiap hari Anda bekerja dari pagi sampai sore, lalu waktunya pulang seharusnya istirahat dan menikmati waktu bersama keluarga. Namun, demi mengembangkan passion, Anda memilih bergabung komunitas,mengerjakan project bersama teman, dan lain lainnya. Itu menunjukkan adanya pengorbanan waktu, tenaga, dan mungkin juga uang. Namun, Anda mengerjakannya sama sekali tanpa beban dan keterpaksaan. Justru Anda senang melakukannya dan bahkan merasa ketagihan. Sebab dari kegiatan – kegiatan itulah Anda merasa lebih hidup.

5. Passion Is About The Process

Pada akhirnya, passion adalah sebuah proses panjang dan berkelanjutan. Anda tidak harus terampil dan mahir suatu hal sejak awal. Karena semua hal butuh proses dan pengorbanan. Jadi, tak perlu berkecil hati jika sampai saat ini belum menemukan passion atau merasa tidak percaya diri dengan passion sendiri. Tetap lakukan passion dengan senang hati dan tetap humble untuk terus belajar meningkatkan kapasitas diri. Gabung dengan komunitas yang relevan dan cari mentor yang dapat membantu Anda bertumbuh. Ingat, passion itu sesuatu yang kita sukai dan dapat meningkatkan gairah hidup. Jadi, mengapa harus takut dan terbebani dengan hal – hal yang justru menjadikan hidup lebih bermakna?

Mulai tekuni passion secara konsisten dan terus latih kemampuan agar lebih terampil layaknya profesional. Selain hidup menjadi lebih bermakna, dari sanalah pundi – pundi cuan bisa mengalir. Tak perlu bingung soal fasilitas pendukung dalam mengembangkan passion. Jika kamu membutuhkan dukungan alat, modul, hingga pelatihan dengan ahlinya, jangan ragu mengeluarkan uang untuk itu semua. Anggap hal itu sebagai investasi menjanjikan yang akan membawa banyak keuntungan di masa depan. Gunakan aplikasi Atome untuk mendapatkan kemudahan dalam melengkapi berbagai kebutuhan, terutama untuk mendukung passion-mu. Dapatkan fasilitas cicilan 0% di 5.500 lebih brand yang bekerjasama dari berbagai kategori. Mulai dari produk elektronik, kecantikan, fashion, home decor, peralatan rumah tangga, serta kebutuhan gaya hidup lainnya. Tak perlu bayar DP atau biaya admin. Cukup bayar tagihan sesuai nominal transaksi dengan tenor 1 sampai 12 bulan. Untungnya lagi, kamu juga berkesempatan mendapatkan voucher diskon eksklusif yang bikin belanjamu semakin hemat. Jangan tunda lagi untuk segera reconnect with your passion. Download dan gunakan Atome sekarang untuk mendapat dukungan finansial terbaik dalam mengembangkan passion-mu. 

Materi ini dibuat atau dikeluarkan oleh PT AFI

Main keywords of the article: