Blog

Mengenal Sejarah Kaos Polos Hitam

Bagi sebagian orang, warna hitam bukanlah warna pilihan. Mereka yang tidak menyukai warna hitam pasti akan memilih warna-warna cerah yang mereka sukai. Tapi buat pecinta warna hitam, mereka akan mencari apa pun yang didasari dengan warna hitam, termasuk baju atau kaos.

Kaos, atau yang biasa disebut dengan t-shirt, awalnya hanya dikenakan oleh tentara negara Inggris pada abad 19 sampai awal 20-an. Bahan polyester dan katun adalah bahan utama dari pembuatan t-shirt atau kaos oblong. Bahan inilah yang membuat kaos sangat diminati oleh semua kalangan mulai dari anak-anak, orang dewasa dan para orang tua.

Melihat banyaknya peminat dan permintaan untuk kaos polos atau oblong, mulailah banyak perusahaan-perusahaan konveksi yang memproduksinya secara massal. Berbagai merek fashion casual mulai bermunculan seperti Polo, Lacoste, NIKE, dan ADIDAS.

Adapun sejarah yang perlu kamu ketahui, kapan persisnya orang Indonesia mengenal kaos polos/oblong. Kaos polos atau oblong mulai masuk ke tanah Indonesia saat penjajahan Belanda. Minimnya perusahaan yang bisa membuat kaos oblong atau polos, menjadikan kaos pada saat ini sebagai barang mewah yang sangat mahal harganya. Seiring berjalannya waktu, sekitar tahun 1970-an mulailah orang-orang Indonesia terutama kalangan laki-laki menggunakan kaos oblong atau polos untuk kegiatan sehari-hari.

Merek kaos yang terkenal di tahun 70-an adalah Cabe Rawit, Swan, 77, Kembang Manggis dan lainnya.  Kemajuannya sangat pesat, sekitar tahun 80-an Indonesia mulai memproduksi kaos dari industry garment dan konveksi. Ini dibuktikan dengan adanya merek lokal lain yang menghiasi pasar-pasar Indonesia seperti JOGER, DAGADU, dan C59.

Industri ini terus maju dan berkembang dari masa ke masa. Semakin majunya jaman, tepatnya di tahun 2010 sampai saat ini, fenomena distro terus melaju kencang seiring berkembangnya teknologi internet dan sosial media. Ada beberapa jenis rekomendasi kaos polos terbaik pada masanya hingga saat ini yang banyak diminati oleh semua kalangan.

Kamu pasti kenal dong baju dengan merek Polo Ralph Lauren? Kualitas dari brand asal Kanada yang berdiri di tahun 1967 ini sudah tidak diragukan lagi. Selain bahannya yang bagus, faktor kenyamanan juga menjadi hal utama yang diminati masyarakat luas. Tentu saja tidak heran jika harga satu baju Polo saja bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Buat kamu pecinta baju-baju dari merek Polo Ralph Lauren,  kamu juga harus tau mana produk asli dan mana produk tiruan. Berikut adalah tipsnya.

Cara membedakan Polo Ralph Lauren ORI dan KW :

Kamu pasti tidak menyangka jika brand atas nama Polo itu ada dua, yang pertama kaos Polo yang banyak kita jumpai di pasar-pasar seluruh Indonesia dan kedua brand Polo Ralph Lauren yang hanya bisa dijumpai di mal-mal terbesar saja. Realitanya, mereka itu berbeda loh. Kaos dengan nama Polo itu brand lokal asli Indonesia, sedangkan Polo Ralph Lauren itu produk impor dari Kanada. Sampai saat ini tidak semua orang mengetahui hal tersebut, mereka hanya berpendapat jika Polo itu hanya ada satu, tidak ada duanya.

  • Detail Bahannya

Kualitas bahan yang digunakan oleh brand Polo Ralph Lauren tidak perlu diragukan lagi. Selain nyaman saat dikenakan, bahannya adem, tidak panas, dan tidak tipis. Berbeda dengan kaos Polo biasa yang diproduksi oleh lokal, selain tipis, bahannya juga terasa panas, dan tidak nyaman digunakan.

  • Kualitas Jahitan

Produk kaos Polo Ralph Lauren memiliki jahitan yang lebih rapih, baik di bagian tepi baju atau di bagian kerahnya. Hal ini yang membedakan dengan Polo produk lokal yang memiliki

jahitan kurang rapih termasuk bagian tersembunyi sekali pun.

  • Logo

Bentuk logo jika tidak diperhatikan secara mendetail terkesan sangat mirip antara produk Polo Ralph Luren dengan Polo lokal. Namun, jahitan yang rapih di logo Polo juga menjadi pembeda antara Polo Kanada dan Polo lokal.

Awal mula munculnya kaos Polo berasal dari ranah dunia olahraga. Jika dulu kaos-kaos bermerek Polo hanya dipakai untuk olahraga tenis, saat ini semuanya beralih fungsi. Semua kalangan bisa menggunakan kaos ini untuk beragam aktvitas, baik formal maupun non formal. Berikut kegunaan kaos Polo untuk beragam aktivitas:

  • Acara santai: kaos Polo bisa digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Semua tergantung pada jenis bahan dan kainnya agar aktivitasmu sehari-hari terasa nyaman.
  • Acara olahraga: hampir semua kegiatan olahraga menggunakan kaos Polo sebagai acuannya. Jenisnya pun berbeda, menyesuaikan dengan bidangnya, olahraga apa yang kamu geluti.
  • Seragam komunitas: tak ketinggalan dengan yang lain, hampir semua komunitas baik itu komunitas sepeda, moge dan lainnya. Mereka pasti akan lebih memilih kaos Polo sebagai baju dasar untuk seragamnya.
  • Seragam kerja: beberapa perusahaan, telah menetapkan kaos Polo berkerah sebagai identitas perusahaannya. Bahannya yang mudah menyerap keringat membuat kaos ini cocok digunakan saat cuaca panas di luar ruangan.
  • Suvenir/hadiah: harganya yang terjangkau membuat kaos ini cocok di  rekomendasikan sebagai suvenir atau hadiah.

Saat ini banyak variasi terbaru dari kaos Polo, ada yang klasik, custom, atau bordir,semua tergantung dari permintaan. Sudah banyak kita temukan kaos Polo yang divariasikan dengan kaos Polo sablon. Pemilihan sablon juga harus bagus agar bisa meresap ke serat kain.

Kaos Polo bordir menjadi pilihan terfavorit. Karena kamu bisa pilih, request atau custom tulisan atau gambar apa yang ingin kamu sematkan di kaos Polo kesayanganmu. Ini membuktikan adanya perkembangan yang signifikan dari kaos Polo, yang awalnya hanya memproduksi hitam dan putih, kini mereka memproduksi beragam variasi, semua tergantung dari banyaknya permintaan.

Melihat sejarah dan perkembangannya dari masa ke masa, kaos polos sudah menjadi bagian dari trend masyarakat. Hampir semua masyarakat menyukai warna dasar dari kaos polos seperti hitam dan putih. Terimakasih telah membaca ulasan kami mengenai perkembangan kaos polos. Nah, apa pilihan warna favoritmu selain hitam?