Blog

9 Ciri Celana Jeans Edwin Indonesia Yang Orisinal

Oct 08 2021

Siapa sih yang tidak kenal dengan celana jeans? Celana jeans bahkan disebut sebagai celana yang tak pernah lekang oleh waktu. Hal ini karena celana jeans memang selalu menjadi tren dari masa ke masa. Tak hanya para kalangan muda, mulai dari anak-anak hingga orang tua pun turut menggunakan celana ini.

Di indonesia sendiri celana jeans tersedia dalam berbagai merek. Salah satu merek celana jeans yang terkenal di Indonesia adalah Edwin. Edwin cukup diminati banyak kalangan, karena merek Edwin ini memiliki berbagai macam desain yang menarik. Tidak hanya itu, celana jeans Edwin juga dinilai sebagai jeans dengan kualitas yang bagus meskipun dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau.

Nah, karena banyaknya minat terhadap celana jeans Edwin ini, banyak loh orang-orang tak bertanggung jawab yang membuat celana jeans Edwin palsu. Agar kamu tidak salah dalam memilih dan membedakan celana jeans Edwin yang KW dan juga celana jeans Edwin yang orisinal, yuk, pahami 9 ciri celana jeans Edwin orisinal berikut ini!

1. Logo

Hal pertama yang dapat kamu lihat dalam menentukan celana jeans Edwin yang asli dan palsu adalah pada label print yang terpasang. Di bagian dalam celana, persis di belakang pinggang, kamu bisa menemukan label print bertuliskan Edwin di bagian bawah labelnya.

Logo pun jelas terlihat dan rapi dengan tulisan berhuruf kapital semua. Sedangkan produk palsu memiliki label print dengan tinta yang berantakan, atau logo yang berbeda dengan logo asli dari Edwin. Jadi, kamu hartus teliti ya saat memilihnya.

2. Jahitan Tepi Kain

Ciri kedua dari celana jeans yang orisinal dapat dilihat dari jahitannya. Celana jeans yang berkualitas,  bagian tepi atau ujungnya dijahit dengan rapi dan lebih rapat. Hal ini bertujuan agar bahan tidak mudah sobek ataupun terurai jahitannya. Celana jeans yang dibuat dari bahan denim yang bagian tepinya dijahit rapi ini biasanya harganya dua kali lipat lebih mahal. Sedangkan celana jeans murah, bagian tepinya hanya dijahit obras sehingga mudah terbuka jahitannya. Celana jeans Edwin yang asli memiiliki jahitan tepi yang rapi dan rapat. Ingat ya!

3. Jahitan Per Inci

Selain jahitan tepi, kamu juga perlu melihat jahitan per inci-nya. Celana jeans yang berkualitas seperti Edwin ini dijahit sepanjang kain. Artinya, lebih banyak jahitan di setiap inci, jeans akan semakin tahan lama. Hal inilah yang membuat orang tertarik untuk membeli celana Edwin. Karena semakin banyak bagian yang dijahit, waktu pembuatan semakin lama untuk memastikan semua jahitan kencang, dan itu artinya akan semakin awet pula celana jeans tersebut.

4. Bentuk Jeans

Ciri selanjutnya yaitu pada bentuk jeans. Tips yang perlu kamu ketahui, mengeluarkan uang lebih untuk membeli jeans merupakan investasi. Harga murah dan mahalnya jeans memang dapat  mempengaruhi kualitasnya. Jeans berkualitas cenderung awet dipakai dan bentuknya tidak akan menyusut ataupun melar seiring lamanya pemakaian. Jika jeans yang kamu pilih adalah jeans yang dapat berubah bentuknya dengan cepat seiring berjalannya waktu, maka kamu perlu meragukan kualitas dari celana jeans tersebut. Ingat bahwa jeans yang berkualitas tidak mudah berubah bentuknya.

5. Kancing

Saat kamu hendak membeli celana jeans, lihat juga bagian kancingnya. Celana jeans Edwin yang asli memiliki tanda yang jelas pada kancingnya. Logo bertuliskan Edwin tercetak jelas pada permukaan kancing dan tidak cacat sama sekali karena merek Edwin selalu teliti dalam menyortir produknya. Sedangkan celana jeans yang palsu, selain logonya terlihat beda, biasanya terdapat tambahan-tambahan ornamen lain yang mengiringinya.

6. Whiskers


Perbedaan jeans asli dan jeans palsu juga bisa kamu lihat dari whisker atau garis-garis pudar di celana yang membentuk pola. Garis-garis ini berasal dari cara mengenakan jeans, misal kerutan yang terbentuk saat duduk. Pada jeans yang asli biasanya memiliki banyak whiskers yang tidak rata karena dibuat dengan tangan. Sedangkan celana jeans yang murah cenderung memiliki garis-garis pudar yang lebih rata, karena sudah dibuat pola menggunakan komputer. Perbedaan ini dapat memengaruhi kualitas dari celana jeans tersebut.

7. Ritsleting Atau Kancing

Selanjutnya adalah pada bagian ritsleting dan kancing. Perbedaan jeans palsu dan orisinal paling mudah dilihat dari penggunaan kancing atau ritsleting. Umumnya jeans yang berkulitas menggunakan kancing dengan tanda dari brand tersebut, dan juga ritsleting yang berbeda dari yang lain. Jeans Edwin yang palsu pasti menggunakan ritsleting yang beredar di pasaran dengan harga yang murah sehingga mudah rusak.

8. Leather Patch

Leather patch yang ada di produk Edwin yang asli tercetak logo Edwin dan ditempatkan di bagian belakang atas celana. Sedangkan pada produk palsu, logo terlihat tidak terlalu jelas, atau jika kamu perhatikan akan terdapat hal yang janggal dalam pengerjaan nama logonya, maka barang tersebut merupakan barang tiruan. Jadi, perhatikan dengan teliti ya.

9. Barcode Dan Hologram

Poin terakhir yaitu barcode dan hologram. Pada hang-tag harga, kamu akan melihat adanya barcode dan hologram untuk menandakan bahwa produk tersebut merupakan produk Edwin yang asli. Sedangkan pada produk yang palsu terkadang tidak ada hologramnya. Cukup mudah bukan?

Dengan adanya 9 ciri di atas, sekarang kamu tidak perlu lagi bingung menentukan celana jeans Edwin yang ori dan yang palsu. Nah, agar kamu tidak keliru nih dalam membeli celana jeans Edwin orisinal, kamu bisa membelinya di Zalora. Semua barang yang dijual di Zalora adalah produk-produk orisinal yang dapat kamu pilih sesukamu, termasuk celana jeans Edwin ini.

Di Zalora juga tersedia celana jeans Edwin dengan berbagai model yang dapat kamu pilih sesuai keinginan kamu. Dijamin deh berbelanja di Zalora pasti menyenangkan. Kamu hanya perlu mengunjungi kanalnya di www.zalora.co.id dan menentukan pilihanmu. Kamu kini juga sudah bisa berbelanja di Zalora dengan menggunakan metode pembayaran dari Atome untuk mendapatkan keuntungan yang lebih, tentunya dengan bunga 0% dan cicilan 3 atau 6 bulan yang bisa kamu sesuaikan sendiri. Tunggu apalagi?