Blog

Memilih Atasan Baju Hamil Untuk Kerja Yang Tepat Dan Nyaman

Sep 27 2021

Siapa nih yang sering bingung memilih baju saat hamil karena bentuk tubuh yang sudah mulai berubah? Perubahan bentuk tubuh memang kerap dialami oleh setiap ibu hamil seiring bertambahnya usia kehamilan. Baju yang biasa digunakan semakin lama semakin sempit, dan membuat para ibu hamil semakin merasa tidak nyaman. Agar tetap nyaman saat hamil, bumil perlu mengetahui nih jenis baju hamil yang tepat untuk digunakan sehari-hari.

Sebelum membahas mengenai tips memilih baju hamil, perlu diketahui bahwa setiap ibu hamil mengalami perubahan bentuk tubuh yang berbeda-beda. Ada yang perutnya terlihat membuncit padahal baru memasuki trimester kedua kehamilan. Namun, ada juga yang kehamilannya baru terlihat saat trimester ketiga.

Selain ukuran perut yang semakin besar, ada beberapa kondisi lain yang menjadi tanda bahwa ibu hamil sebaiknya mulai membeli baju hamil. Tanda-tanda tersebut meliputi:

  • Celana sudah mulai sempit atau tidak nyaman untuk digunakan, misalnya ketika ibu hamil sudah tidak dapat mengaitkan kancing celana.
  • Baju yang biasa digunakan sehari-hari mulai terasa sesak dan susah digunakan untuk bergerak.
  • Bumil merasa lebih nyaman menggunakan kaus yang longgar.

Jika tanda-tanda di atas sudah terlihat, itu berarti sudah saatnya nih bumil membeli baju hamil. Selain tidak nyaman dipakai, baju yang terlalu ketat dan terasa sempit juga dapat menghambat peredaran darah dan memicu tumbuhnya jamur pada kulit. Untuk memilih baju hamil yang tepat, yuk simak tips berikut ini!

Beberapa Tips Memilih Baju Hamil

Sebelum membeli baju hamil, ada baiknya bumil memperhatikan hal-hal penting berikut ini:

1. Jangan terlalu terburu-buru saat membeli baju hamil

Sebelum memutuskan untuk membeli baju hamil, bumil bisa memeriksa terlebih dahulu baju yang ada di lemari pakaian di rumah. Mungkin ada kemeja, atau kaus, atau celana yang masih cukup dan nyaman untuk digunakan pada trimester pertama kehamilan, karena bentuk perut yang belum terlalu besar. Hal ini juga dapat dilakukan untuk menghemat pengeluaran.

2. Pilih baju hamil yang merangkap baju menyusui

Saat membeli baju hamil, pilih baju hamil yang juga dapat digunakan untuk menyusui nantinya. Jenis baju menyusui umumnya longgar dan memiliki model kancing atau ritsleting di bagian depan pakaian, sehingga lebih praktis ketika akan dipakai. Dengan demikian, ibu tidak perlu membeli baju lagi untuk masa menyusui kelak. Selain itu, juga lebih hemat dan praktis.

3. Pilih warna netral atau gelap

Warna gelap bisa membuat tubuh ibu hamil terlihat ramping. Ibu bisa menggunakan little black dress (LBD) agar bisa tetap nyaman dan terlihat modis. LBD sangat nyaman untuk dipakai seharian dan membuat ibu hamil semakin percaya diri menunjukkan baby bump di tempat kerja. 

Tips lainnya saat membeli baju hamil untuk kerja, cobalah untuk memilih pakaian dengan warna netral seperti hitam, biru dongker, atau warna nude. Warna-warna tersebut lebih mudah disesuaikan dengan berbagai macam atasan, rok, maupun celana.  Namun, jika ingin dipakai hingga masa menyusui, pertimbangkan memilih warna gelap untuk baju atasan karena warna baju yang gelap dapat menyamarkan rembesan ASI. Bila tidak suka dengan warna gelap, ibu bisa memilih baju berwarna terang dan mengenakan breast pad agar rembesan ASI tidak terlihat.

4. Pilih celana hamil yang memiliki karet di bagian pinggang

Saat memilih baju hamil untuk bekerja, sebaiknya tetap perhatikan gaya dan selera pribadi ya, baik itu dari desain, bahan, dan warna pakaiannya. Dengan demikian, ibu dapat menjadi lebih nyaman dan percaya diri dalam berpakaian pada masa kehamilan. 

Model celana karet dapat dijadikan pilihan yang tepat. Celana ini memiliki ukuran yang dapat disesuaikan dengan besarnya perut, sehingga para ibu lebih leluasa saat memakainya. Tidak hanya itu, ibu hamil juga dapat menghemat pengeluaran karena tidak perlu terlalu sering membeli celana.

5. Hindari membeli baju yang lebih besar

Mungkin ibu pernah berpikir untuk membeli baju hamil yang berukuran lebih besar dari ukuran tubuh guna menutupi perut yang semakin membuncit. Padahal, memakai baju hamil yang terlalu longgar justru bisa membuat ibu terlihat lebih besar. Jadi, lebih baik beli baju yang sesuai dengan ukuran ibu saja.

6. Pinjam baju hamil dari teman atau keluarga

Jika ibu merasa kebingungan atau kesulitan membeli baju hamil, tak ada salahnya untuk menerima atau meminjam baju hamil dari teman atau keluarga. Karena terkadang mereka masih memiliki dan bingung karena tidak dipergunakan lagi, selain itu karena digunakan dalam waktu singkat, biasanya baju-baju tersebut masih dalam kondisi yang bagus.

Saat memilih baju hamil, bumil sebaiknya tetap memperhatikan gaya dan selera pribadi, sehingga membuat ibu hamil lebih nyaman dan percaya diri dalam menjalani masa kehamilan. Karena semuanya tetap harus disesuaikan dengan budget dan kebutuhan.

Mempersiapkan kebutuhan selama masa kehamilan bisa menjadi aktivitas yang menarik bagi ibu hamil. Namun, jangan lupa untuk selalu memeriksakan kondisi kehamilan ke dokter kandungan secara rutin, sehingga kondisi kesehatan ibu hamil dan janin tetap terjaga.

Itu tadi adalah penjelasan tentang memilih atasan baju hamil yang nyaman dipakai dan juga cara agar penampilan ibu hamil selalu elegan. Pada intinya, diperlukan kenyamanan saat menggunakan pakaian saat kondisi hamil. Semahal apa pun dan sebagus apa pun pakaian ibu, kalau ibu tidak nyaman saat memakainya, maka semua juga percuma.

Untuk mendapatkan baju hamil yang tepat, ibu dapat memilih baju hamil yang nyaman dengan mengunjungi kanal iStyle. iStyle menjual berbagai macam pilihan baju hamil wanita dengan berbagai model yang dapat ibu pilih sesuai dengan kebutuhan ibu. Untuk model lebih lengkap dan detailnya, langsung saja kunjungi website resmi iStyle di www.istyle.id agar ibu dapat segera menentukan baju hamil ibu. Jangan lupa untuk menggunakan Atome sebagai metode pembayaranmu di iStyle ya. Berbelanja di iStyle menggunakan Atome, pasti banyak untungnya!