Jenis-jenis kain yang hangat untuk pakaian musim dingin

Nov 24 2022

Memadu padankan baju musim dingin memang butuh perhatian ekstra. Salah satunya dalam memilih kain atau material baju yang tepat agar tubuh selalu hangat dan bebas dari kedinginan. Pakaian musim dingin sendiri umumnya terbuat dari kain flanel, wol, kasmir, fleece, dan tweed. Masing – masing kain memiliki karakteristik yang berbeda – beda, baik dari segi bahan dan fungsi. Jadi kamu harus jeli dalam memilihnya agar sesuai dengan kebutuhan. Bagaimana cara membedakannya? Baca penjelasan selengkapnya berikut ini.

1. Flannels (Kain Flanel)

Kain flanel termasuk dalam kategori kain berbahan serat wol yang memiliki tekstur tebal, lembut, dan agak berbulu. Sekilas karakteristiknya mirip dengan kain babyterry yang memberikan rasa hangat. Tapi bahan kain flanel tidak kaku, sehingga lebih mudah dijahit. Umumnya, kain flanel murni dijadikan bahan pembuatan boneka. Sedangkan yang dimanfaatkan untuk bahan baju biasanya dikombinasikan dengan kain katun yang terbuat dari serat kapas.

Jenis kain katun flanel ini sendiri ditenun dengan teknik tenun plain weave dengan salah satu sisinya melalui proses penyikatan (brushed). Bahan kain itu pun begitu populer, terutama sebagai material pembuat flannel shirts atau kemeja flanel yang terkenal dengan motif kotak – kotak. Meskipun dipadukan dengan katun, hasil kain tersebut tetap mampu memerangkap udara dan panas dengan baik, sehingga dapat menghangatkan tubuh. Selain dimanfaatkan menjadi kemeja, kini kain flanel juga sering diaplikasikan dalam pembuatan jaket, jas, rok, celana, hingga gamis.

2. Wool (Kain Wol)

Kain wol berasal dari benang wol yang dibuat dari bulu domba atau bulu hewan lainnya yang memiliki karakteristik hampir sama. Ada juga yang membuatnya dari campuran lemak, kalsium, sodium, serta polimer protein asam amino, sehingga bahannya lebih tahan lama. Benang wol itu sendiri melalui proses tenun dengan mesin khusus hingga akhirnya menjadi lembaran kain.

Karena terbuat dari susunan serat bertumpuk, kain wol memiliki karakteristik yang cukup tebal dan mampu menghangatkan tubuh dengan baik. Meski begitu, kain wol tetap terasa ringan dan lembut, sehingga nyaman dipakai, terutama ketika cuaca dingin. Ketebalan kain wol juga efektif menghalau angin yang menembus kulit, sehingga bahan tersebut juga sering dipakai saat musim panas.

Multifungsi sekali bukan? Apalagi pemanfaatan serat wol sekarang semakin inovatif. Jenisnya semakin beragam, mulai dari wol murni, wol merino, hingga glass wool dan steel wool. Pemanfaatannya juga semakin variatif. Mulai dari pembuatan jaket, sweater, kardigan, rompi, hingga syal.

3. Cashmere (Kain Kasmir)

Kain kasmir memiliki karakteristik yang tebal, lembut, dan halus. Bahkan, kain ini memiliki tingkat kelembutan 3x lipat lebih baik dari kain wol. Tiap sisinya yang begitu halus mengelilingi seluruh serat. Sisik pada kain kasmir juga lebih terlihat dibandingkan pada mohair.

Kain kasmir ini sendiri terbuat dari bulu kambing yang memiliki tingkat ikal alami dan dapat diatur dengan mudah dalam proses pemintalan. Nama kain tersebut berasal dari nama dataran tinggi Khasmir yang ada di India. Di daerah itulah terdapat banyak kambing dengan bulu – bulu indah yang kemudian dijadikan bahan pembuatan kain kasmir. Proses pembuatannya cukup sulit, karena bulunya disisir, tidak dipotong seperti pada bulu domba. Karena itulah, harga kain kasmir cenderung mahal.

Terlepas dari hal itu, memilih kain kasmir sebagai bahan pembuatan baju musim dingin sangatlah tepat. Selain terasa lebih lembut dan tampak mewah, kain kasmir juga dapat memberikan kehangatan ekstra. Saat ini kain kasmir sering dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan jaket, mantel, sweater, hingga selimut.

4. Kain Fleece

Kain fleece memiliki karakteristik yang hampir sama, namun harganya lebih murah daripada kain wol. Sama seperti wol, bahan fleece juga terbuat dari bulu domba. Tak heran, karakteristiknya pun mirip, yaitu terasa lembut, hangat, ringan dan nyaman. Kain fleece juga mampu menahan panas tubuh, sehingga cocok dipakai saat cuaca dingin. Meskipun lebih murah daripada wol, tapi tampilan kain fleece tampak mewah, karena dapat terlihat seperti bercahaya.

Saat ini kain fleece juga sering dikombinasikan dengan bahan lainnya, seperti polyester dan cotton fleece. Kamu bisa menemukannya dalam berbagai jenis pakaian, seperti hoodie, sweater, dan fleece jacket. Kain ini juga sering digunakan untuk membuat selimut dan bed cover. Bahannya terasa elastis, tidak kaku, serta memiliki daya serap yang baik dan mudah kering.

5. Kain Tweed

Kain tweed termasuk jenis kain wol yang dibuat dari wol carded penuh serat dan tidak diluruskan. Jangan sampai salah menyebutnya Shannon Tweed, nama seorang model ternama dari Kanada. Meskipun dibuat dari wol, tapi kain tweed tidak selembut bahan wol. Karena kain tweed dibuat dari wol yang setengah jadi atau tidak selesai, sehingga permukaannya sedikit kasar dan kaku. Tapi kainnya lumayan tebal dan cukup hangat untuk menghalau udara dingin.

Dulunya bahan tweed digunakan untuk membuat pakaian tradisional Inggris dan Irlandia.  Tapi sekarang semakin berkembang hingga menjadi bahan pembuatan tweed blazer, jaket, rok, dress, hingga tas dan sepatu. Tak hanya menghangatkan, tampilan kain tweed juga tampak elegan dan punca ciri khas dengan pola tenunan yang dinamis.

Manakah Kain Yang Paling Hangat Dan Nyaman Untuk Pakaian Musim Dingin?

Dari berbagai jenis kain di atas, pada dasarnya semua kain memiliki karakteristik yang cukup tebal dan mampu menghangatkan tubuh. Lalu, sebaiknya pilih kain yang mana? Maka jawabannya akan sangat tergantung dengan kebutuhan. Tak harus memilih satu jenis kain, karena kamu bisa memilih semuanya untuk beberapa outfit. Apalagi, kebanyakan desain pakaian sekarang dibuat dari material kombinasi. Jadi, bukan tak mungkin satu jenis baju terbuat dari beberapa kain berbeda. Tapi sebagai bahan pertimbangan, perhatikan beberapa tips berikut.

  • Jika mencari bahan pakaian hangat yang terasa lebih ringan, sebaiknya pilih material wol.
  • Jika mencari bahan pakaian hangat yang paling lembut, sebaiknya pilh kain fleece yang memiliki kelembutan 3x lipat dari kain wol.
  • Jika mencari bahan pakaian hangat yang eye catching, pilih material flanel yang cenderung lebih populer dan terkesan youthful.
  • Jika mencari bahan pakaian yang tampak mewah, bahan tweed lebih direkomendasikan. Tampilannya elegan dan cocok untuk pakaian formal maupun informal.
  • Jika mencari bahan pakaian yang hangat dan tahan lama, lebih baik pilih material kasmir. Karena terbuat dari bulu kambing pilihan yang seratnya lebih baik dari bulu domba sebagai bahan pembuat wol.

Memilih jenis kain untuk baju tidur juga tidak boleh sembarangan, cari tahu tipsnya di sini.

Belanja Pakaian Terlengkap Di Zalora Menggunakan Atome

Sampai di sini, sudah tidak bingung lagi bukan,jenis kain apa saja yang cocok untuk pakaian musim dingin. Sekarang tinggal belanja pakaiannya saja! Lengkapi semua kebutuhan fashion terlengkap di Zalora yang terdiri dari beragam brand lokal dan mancanegara. Semua produknya terjamin orisinal dan bisa kamu dapatkan dengan mudah menggunakan Atome. Beli semua produk yang kamu inginkan di Zalora dan pilih metode pembayaran Atome saat online checkout. Dapatkan fasilitas cicilan 0% tanpa biaya tambahan yang bisa kamu cicil selama 1 hingga 12 bulan. Hadir sejak 2019, Atome juga senantiasa memberikan voucher diskon eksklusif yang bikin belanjamu semakin hemat. Download dan pakai Atome sekarang juga agar tidak ketinggalan promonya! 

Main keywords of the article: